NUTRISI IBU

NUTRISI IBU

 

Riwayat Islam Ihwal Jenis Makanan Tertentu

Selama masa kehamilan, jenis makanan yang dikonsumsi ibu membawa pengaruh bagi watak, kecerdasan, dan kapabilitas anak. Ini disebabkan otak anak merespons kualitas nutrisi yang diberikan ibunya selama masa pertumbuhan janin (dalam kandungan). Islam secara jelas menyatakan bahwa makanan yang dikonsumsi ibu selama masa kehamilan akan berpengaruh pada karakter anak. Berikut ini beberapa hadis yang berkaitan dengan hal tersebut.

Rasulullah saw bersabda, “Para ibu mesti memastikan bahwa selama fase akhir kehamilan, mereka memakan kurma. Ini agar anak mereka tumbuh menjadi orang yang lembut dan bijaksana.”[33]

            Beliau saw juga bersabda, “Pastikan bahwa istri kalian yang sedang hamil memakan biji-bijian behdana.[34] Dengan demikian, istri kalian akan mengandung anak dengan kesehatan dan watak yang baik.”[35]

            Imam Ali Ridha berkata, “Ketika seorang wanita hamil memakan biji-bijian behdana, maka itu akan meningkatkan kecerdasan dan kebijaksanaan anak.”[36]

            Rasulullah saw bersabda, “Wanita hamil yang memakan buah semangka, akan melahirkan bayi yang cantik dan sopan.”[37]

Pengaruh Nutrisi Ibu Bagi Janin

            Penelitian terhadap perbedaan jenis makanan bukanlah lingkup pembahasan dalam buku ini. Kami juga tidak akan memerinci satu persatu kualitas setiap jenis makanan itu.  Karena, hal ini memerlukan pembahasan panjang lebar. Apalagi kami bukanlah pakar dalam bidang ini. Namun, untungnya, banyak buku bermanfaat yang telah diterbitkan sekaitan dengan tema tersebut. Sehingga bagi para pembaca yang tertarik untuk mengetahuinya secara lebih terperinci, dapat merujuk pada buku-buku tersebut.

Meskipun kebutuhan nutrisi yang diperlukan oleh wanita hamil meningkat, namun masalah lain yang dikhawatirkan adalah menurunnya nafsu makan dalam kondisi tersebut. Kebanyakan mereka merasa lesu dan bosan. Dalam kondisi demikian, mereka perlu mengonsumsi saripati makanan-makanan ringan dan mengandung lebih banyak gizi. Makanan bergizi yang diperlukan tubuh manusia terdiri dari berbagai jenis. Oleh karena itu, menjaga ransum wanita hamil memberikan kesempatan dalam mendesain program makan yang ideal baginya.

            Seorang pakar menulis:

“Menjaga tubuh tetap sehat tidak hanya memerlukan makan, melainkan mesti direncanakan pula pengonsumsian berbagai jenis makanan dalam interval tertentu.”[38]

            Seorang ibu juga harus memastikan bahwa ia mengonsumsi vitamin dan mineral tambahan di saat sarapan dan makan malam, yang akan membantu janin di usia kandungan tujuh bulan. Ini tidak hanya akan membantu pertumbuhan gigi dan gusi, melainkan juga beberapa tulang penting pada tubuh.[39]

            Dr. Jazairi menyatakan:

“Mengonsumsi yoghurt dan keju selama masa kehamilan akan memberikan vitamin dan lemak bagi wanita hamil dan mencegahnya dari kecenderungan memakan hal-hal yang tak perlu. Namun demikian, ia harus menghindari yoghurt yangam. Keju basi juga mesti dihindari. Saat sarapan, ia mesti minum segelas susu dan semangkuk bubur gandum. Vitamin B—yang banyak terdapat dalam hati, ginjal, dan usus—adalah makanan yang bermanfaat dan membentuk diet bagi wanita hamil.”[40]

            Sangat baik bagi wanita hamil untuk minum susu dalam interval waktu yang teratur. Susu adalah makanan lengkap, dan para nabi di masa lalu sangat gemar meminumnya. Imam Ja`far Shadiq berkata, “Susu adalah makanan para nabi.”[41]

Dr. Jazairi menyatakan:

“Kebanyakan wanita merasa sakit pada tungkai dan punggungnya yang disebabkan kekurangan kalsium selama masa kehamilan. Kuku mereka juga mudah patah selama masa tersebut. Oleh karena itu, mereka dianjurkan untuk mengonsumsi buah-buahan dan sayuran yang kaya kalsium. Mereka juga mesti secara teratur mengonsumsi sup tulang domba dan jus lemon.”[42]

            Bagi umumnya orang dan khususnya wanita hamil, sayuran (mentah maupun masak) dan buah-buahan adalah makanan yang baik. Tumbuh-tumbuhan mengambil zat-zat bergizi dari tanah, air, udara, dan sinar matahari; lalu menyimpannya untuk kita makan. Sementara itu, semua buah-buahan mempunyai nilai gizi yang baik. Namun buah apel, quince, pir, dan kurma akan sangat bermanfaat. Demikian pula setiap sayuran memiliki nilai gizi sendiri-sendiri. Vitamin dan mineral tersedia bagi tubuh melalui bebijian (seperti padi dan gandum), buah-buahan, dan sayuran. Orang yang ingin menjaga makanannya dengan baik mesti makan berbagai buah-buahan dan sayuran, serta makan semua buah-buahan musiman, meskipun hanya sesekali. Khususnya, wanita hamil juga dianjurkan untuk berhati-hati dalam mengombinasi berbagai makanan bagi diet mereka.

             Islam sangat menganjurkan umatnya dan wanita hamil untuk makan buah-buahan dan sayuran. Berikut ini kami berikan beberapa kutipan riwayat sekaitan dengan hal ini.

Imam Ja`far Shadiq berkata, “Beberapa tempat itu memiliki hiasan dan sayuran adalah hiasan tempat makan.”[43]

            Suatu hari, Imam Ali Ridha duduk dan hendak makan. Namun beliau tak melihat selada dalam makanan beliau. Beliau lalu berkata pada pelayan beliau, “Kau tahu bahwa aku tak pernah makan tanpa selada. Jadi, tolong bawakan selada untukku.” Ketika selada telah dibawakan, barulah beliau mulai makan.

            Rasulullah saw bersabda, “Makanlah buah quince, karena dapat meningkatkan kecerdasan kalian, menghilangkan kekhawatiran, dan menjadikan anak kalian lembut.”[44]

Beliau saw juga bersabda, “Makanlah buah quince dan hadiahkanlah buah-buahan itu untuk kawan kalian. Karena, buah itu akan meningkatkan daya penglihatan mata dan melembutkan hati. Wanita hamil juga dapat memperoleh manfaat dari buah ini, sehingga anak mereka lahir cantik dan sehat.”[45]

Beliau saw kembali bersabda, “Selama bulan-bulan akhir kehamilan, wanita hamil dianjurkan makan kurma agar anaknya berwatak sabar.”[46]

Imam Ali berkata, “Makanlah kurma, karena menjadi obat bagi segala rasa sakit.”[47]

Masih banyak lagi hadis-hadis Rasulullah saw dan Ahlulbaitnya, yang menjelaskan seputar nilai gizi dari berbagai buah-buahan dan sayuran. Oleh karena itu, para pakar gizi dapat merancang jadwal diet yang baik, termasuk kadar yang tepat, dari buah-buahan dan sayuran ini. Berkonsultasi pada seorang pakar gizi atau spesialis akan sangat berguna.

 

[33]  Mustadrak al-Wasâ`il, jil.3, hal.113.
[34]  Biji-bijian behdana merupakan semacam pohon mawar yang tumbuh di Asia Tengah, yang buahnya menyerupai apel kuning yang banyak daging buahnya.
[35]  Mustadrak al-Wasâ`il, jil.3, hal.116.
[36]  Makârim al-Akhlâq, jil.1, hal.196.
[37]  Mustadrak al-Wasâ`il, jil.3, hal.635.
[38]  Ilm-o Zindagi, hal. 462.
[39]  Biography Pesh-uz Tawallud, hal. 80.
[40]  Aijaz Khurakia, hal.223.
[41]  Bihâr al-Anwâr, tanpa jil. dan no. halaman.
[42]  Aijaz Khurakia, tanpa no. halaman.
[43]  Mustadrak al-Wasâ`il, jil.3, hal.148.
[44]  Makârim al-Akhlâq, jil.1, hal.196.
[45]  ibid., jil.2, hal.116.
[46]  ibid., jil.3, hal.113.
[47]  ibid., hal.112.